Project : JagoanGitar!

In my last semester (hopefully!), I chose to take course which will give me opportunity to code more. By that reason, I chose two courses : Pengembangan Aplikasi Media Interaktif/PAMI (Interactive Media Development) and Tech-Based Business. Today, I will tell more about my final project in PAMI. I also developed something for my tech-based business class, but I will tell you about it later.

For the final project in PAMI, we were asked to build an interactive application (which mostly will associate it with ‘Game’) using one of many tools : Myo Armband, Intel Galileo, and Leap Motion. First, we’re asked to propose the idea for the final project. The general requirement is “develop something that can also improve your skill in real life”.

We try to give interactive experience when you try to learn guitar by reading tab.

We try to give interactive experience when you try to learn to play guitar by reading tab.

After discussed the idea, our team (oh, our team consists of me, Andre, and Wono)  came up with JagoanGitar! JagoanGitar! (which is Bahasa Indonesia-literal-translation for Guitar Hero, our role model for this game, hahaha) is a desktop-game which developed to help you learn to play guitar by reading tab. For development, we chose Intel Galileo as our tools. Why? We want to create experience for user as they play using their guitar. Intel Galileo will be used as a middleware to detect input from guitar to desktop via electric signal as the user play his/her guitar.

But, as it turns out, we developed our game using Arduino. We found an example code to read signal from guitar, but it involves a low-level programming and we didn’t have many time to learn and convert it to similar code in Intel Galileo. Besides that, we stumbled on problem about how to calibrate the input signal. Because of resonance, we got so many input with various value and so far range. We tried to tackle this by using heuristic : if one of the value is in correct range in desired note, we count it as true! (for the list of notes, we use this list). It’s quite good to tackle problem to recognize a note via their frequency, but not much in case two same notes was strummed twice. (Btw, if you have experience about this problem, maybe you can share how you tackled this problem).

For game development, we mainly use Unity as our engine, using C# script. For connecting input from Ardunio to the main game, we use serialization. For a sneak peek, you can see it from video below, or for the code base you can see it on github (we do so many iteration for the level struct haha).

 


At the end, I, myself, think that our execution is not fulfill what we really planned before. Besides problem I mentioned before, we also stumbled on problem like : why the input modul –somehow– did not work (which usually worked before). We tried to re-build the circuit in arduino many times, but , still, nothing happens. And finally we realize the problem is not in the circuit, but in the cable from guitar to arduino (which we realize after the guitar was also not working in my Makrab hahaha).

In our final presentation, we got many feedbacks from our lecturer. Mostly about our execution, in game-concept-related. From the feedbacks, we realize what really miss in our project : our team has no game-developer background! We are so focused about the technical side and basic requirement, but not develop it until game-ready-phase. And also, from the screenshot, you can tell that we have no designer hahaha.

We also forgot about the means of the course. We spent so many time in “how we get correct input from guitar”, which the course actually emphasize on “how you develop better interaction and experience for your user”. I think we should choose the right idea and tools. Hahaha.

But, after all, it was both amazing experience and exciting project for me.

(For me, the best project for this course is developed by Ardi, Midum, and Gilang, but I can’t find the video)

Cheers!

#MendingNgodingDaripadaPusing

Youtube : WatchMojo

(Btw, Kategori Youtube ini adalah bentuk pos dari blog ini, yang khusus membahas channel, playlist, atau mungkin video yang menurut saya menarik. Mungkin bisa jadi referensi buat kalian yang gemar menghabiskan waktu di Youtube. Atau kalian juga bisa share channel, playlist, dan video favorit kalian!)

Saya dulu benci dengan istilah fans atau penggemar. Menurut saya, tidak ada hal yang bisa begitu spesial yang sampai membuat saya ketagihan atau penasaran dengan hal-hal yang berkaitan dengan hal tersebut. Seperti salah satu teman saya dulu. Gemar sekali dengan hal-hal berbau sebuah girlband korea, hingga ia tahu nama personil, tanggal lahir, dll.

Dunia per-gemar-an saya dulu, sepertinya hanya di sepak bola, dan itu untuk Manchester United (btw, selamat datang Mkhitaryan *have no idea how to spell his name*). Tapi, juga udah mulai berkurang. Eh, maksudnya, tidak se-update dulu soal hal-hal berbau MU.

Namun semuanya berubah, semenjak saya masuk kuliah. Hiburan saya selama kuliah murni dari berbagai hiburan yang bisa diakses dengan laptop saya. Karena saya bosan kalau di kosan (tidak ada internet saat itu), saya akhirnya mencoba minta copy salah satu serial tv, HIMYM. Dan saya ketagihan dengan HIMYM. Saya tonton berkali-kali karena premisnya menarik dan lucu. Hal ini, memulai ketagihan saya dan kegemaran saya terhadap berbagai hal. Kalau untuk serial, sudah sempat saya bahas sedikit disini.

capture

Sederhananya : On The Spot versi lebih keren(?)

Nah, untuk mewadahi dan menambah wawasan saya soal dunia per-gemar-an ini, biasanya saya nonton WatchMojo. Saya lupa awal perkenalan saya dengan channel ini bagaimana, tapi yang jelas, sekarang saya subscribe, dan selalu coba checkout Top-10 terbaru dari channel ini.

Konsep WatchMojo sendiri, bisa dibilang mirip dengan konsep On The Spot yang sering tayang di Trans 7. WatchMojo memberikan list 10 mengenai hal-hal tertentu(biasanya, tapi sekarang sudah ada Top-5, dan Quickie). Hal yang biasanya dibahas sih, mengenai pop culture dan sejenisnya.

User Story saya dengan WatchMojo kurang lebih seperti ini.

User Story #1:

“Wah How I Met Your Mother seru juga ya. Coba liat ah, masuk top sitcom tv di WM (WatchMojo) gak ya? Wah nggak, tapi ini ada Friends. Katanya sih lucu. Cobain nonton ah. (Beberapa minggu kemudian, setelah 10 Season). Beneran lucu sialan hahaha. Eh, tapi di rangkingnya, katanya Seinfeld lebih lucu. Cobain nonton ah. (Beberapa minggu kemudian, setelah 9 Season) wah ga selucu Friends ah. Salah nih urutannya. Cobain yang lain kali ya. Somehow, ketemu The Office (beberapa minggu kemudian, setelah 9 season) ga berapa lucu sih, tapi konsepnya seru. Cari yang konsepnya sama ah….(dan seterusnya berlalu)”

User Story #2:

“Wah ini WatchMojo ngeluarin video klip musik yang keren-keren. Liatin ah. (Beberapa saat kemudian) Wah, ini video klipnya Radiohead keren gitu. Masuk lagi sama musiknya. Eh, ini ada video tentang Top-10 Radiohead songs. Liat kali ya, mana tau videonya seru-seru. (Beberapa saat kemudian) Wah, lagu ini enak! Wah, lagu ini enak! (Jadi suka Radiohead). Wah, Radiohead masuk Top-10 Alternative Band di WM nih. Coba liatin yang lain yak, mana tau ada musik yang mirip-mirip dan enak. Nemuin lagunya REM (Jadi suka)….(dan seterusnya)”

Udah liat polanya kan? Hahaha. Secara tidak langsung WatchMojo memberikan pengaruh pada hal-hal yang saya gemari, dan menular kepada hal-hal lain yang serupa. Hal ini berlaku untuk banyak hal : Serial TV, Musik, Film, Anime, Manga, Artis Musik, Kejadian Berkaitan Artis Musik, dll.

Begitu deh. Walaupun begitu, WatchMojo sekarang sudah merambah ke hal-hal yang rada serius, atau hal trivial lainnya, misal Top-10 Why Donald-Trump is Controversial, atau Top-10 Cat-Breed (tonton deh, so much cuteness in one video) hahaha.

(Warning : nambah list Serial TV, Film, Anime, Manga, dsb menambah list waktu anda yang akan anda gunakan untuk hal-hal ini. Gunakan secara bijak, jangan berlebihan. Berlebihan juga gapapa deng, entar kita sharing-sharing kalau ada yang seru-seru :P)

Youtube : #CluelessGamer on TeamCoco

Saya tidak terlalu senang bermain game. Meski begitu, saya cukup paham kenapa beberapa orang sangat suka bermain game. Memang asyik kok. Jangankan bermain, menonton beberapa permainan game aja asyik banget kok.

Mungkin beberapa orang suka nonton PewDiePie saat review game, atau nonton Match DotA langsung.

Saya sendiri, akhir-akhir ini sedang suka nonton playlist Clueless Gamer-nya dari Team Coco. Team Coco ini adalah nama youtube channel dari shownya Conan O’Brien (saya kurang tahu, apakah itu Tonight Show, Late Night Show, saya juga belum terlalu paham bedanya). Gatau Conan O’Brien? Kayaknya kalian tau deh, minimal pernah liat mukanya.

conan-obrien-618

Mukanya lumayan iconic sih. Rambutnya itu lo. Btw, mantan anak Harvard. 

Kenapa saya suka Clueless Gamer? Dari premisnya aja saya udah suka : gimana ngeliat game dari sudut pandang orang yang ga pernah atau jarang main genre game tersebut? Pasti chaos kan? Nah chaosnya ini yang memancing tawa. Karena jarang main juga, yang main juga jadi mainnya santai, sambil komen-komen ga penting dan bodoh yang malah buat lucu hahaha. Kalo yang main pro kan, malah serius. Minimal, yang paling bego dalam main gamenya adalah si Conan ini. Si Conan ini jago banget sih ngasih komen-komen yang nyelekit dan bego. Misalnya aja saat dia review game Call Of Duty : Advanced Warfare.

(Lagi jelasin premis gamenya) “So North Korea has evaded South Korea, we headed to Seoul, South Korea to fight against North Korea.”

Conan : “Why are we getting involved? It’s not our war. Again, why America has to jump in?” (mukanya beneran kesel dan dungu gitu, ini lucu menurut saya hahaha)

Btw, game yang dimainin biasanya game-game yang mau rilis atau baru aja rilis, jadi bisa juga sebagai sarana ngeliat trailer atau gameplaynya bakal gimana.

Oiya, video Conan sedang mewawancarai bintang tamu juga lucu kok. Mungkin bisa juga dicek hahaha.

Semoga bermanfaat!

(Saya tidak yakin tulisan ini bakal bermanfaat sih wkwk, btw menurut kalian gimana kalau saya sering review channel atau playlist youtube yang sering saya tonton? Menarik? )

Kemakan Iklan : Bon Cabe

(Tulisan ini tidak disponsori oleh Bon Cabe. Tapi kalo si doi berminat, saya sih terima-terima aja.)

Bulan puasa telah berakhir. Di akhir-akhir bulan puasa, Ibu memberi secercah nasihat, selain untuk memperbanyak ibadah : siapin makanan buat menjelang dan sesaat sesudah lebaran. Iya juga, tahun ini kedua kali-nya saya nggak pulang ke kampung halaman. Tahun lalu, meskipun tidak pulang, saya sempat untuk menginap di rumah paman dan sepupu saya, sehingga kondisi perut terjaga. Tahun ini, rasanya memang harus lebih bersiap-siap.

Hal-hal yang akhirnya saya stok di kosan:

  1. Indomie berbagai rasa, yang akhirnya hanya membuat kecewa karena sejatinya indomie terenak hanyalah indomie yang di-ilustrasi-kan pada gambar 1.
  2. Energen, minuman dan makanan bergizi, yang sepertinya porsi kemasannya bertambah semenjak terakhir saya beli.
  3. Rendang, karena Rendang wajib disajikan pada hari lebaran. Sendirian bukan alasan. Harus ada rendang.
  4. Bon Cabe. Ini ada ceritanya.

Gambar 1. Rasanya memang standar. Tapi tidak pernah mengecawakan lidah.

Kegiatan saya terfavorit di bulan puasa, selain tidur, adalah nonton youtube. Youtube sekarang begitu berwarna dan punya banyak konten yang sepertinya tidak akan habis-habis. Kalau di Indonesia, sekarang lagi ngetren yang namanya Vlog alias Video Blog alias Video Web Log. Vlog itu umumnya berisi tentang kehidupan sehari-hari pemilik vlog tersebut.

Dan saya demen nontonin vlog orang. Emang dasarnya kepo, dulu rajin baca blog orang, sekarang rajin juga nonton vlog orang. Alasan saya kepo  nonton vlog orang sih biasanya berkutat pada : lucu, ada manfaatnya (sering share soal bidang yang dia tekuni, misal videografi [Aulion contohnya], Per-film-an [Raditya Dika, soal Koala Kumal yang hadir di bioskop Indonesia pada 5 Juli 2016 **keseringan nonton vlognya**], plus yang menarik lagi, soal animasi [bersama Ryan Adriandhy]), dll), ketagihan (saya ga tahu kenapa saya demen liatin beberapa vlog yang isinya pacaran atau persiapan nikah doang -_- <– ini namanya kepo).

Dari sharing Radit bareng Ryan, saya ngerti kenapa Kartun itu gambarnya sederhana tapi mulus, sementara Anime itu gambarnya detail tapi patah-patah. Ada di kompromi kualitas detail dan fps ternyata! #Penting #BisaDijadiinFunFactYangDibilangSamaGebetanBiarKeliatanPinter #GakPunyaGebetan #sedih 😦

Nah, suatu hari saya menonton videonya Aulion yang ini. Dia bercerita soal bagaimana sukanya dia dengan sebuah produk yang namanya Bon Cabe. Katanya sih, pedesnya nikmat, dan cocok buat dipake dimana aja, termasuk dicampurin ke nasi putih doang!

Bon Cabe level 15. Ada level 10, dan level 3 juga katanya.

Mengingat nasihat Ibu untuk menyetok makanan sebelum lebaran, saya jadi tertarik buat mencoba Bon Cabe ini. Ternyata, mudah didapatkan di Indomaret terdekat.

Saya pun coba beli yang level 10 dan level 15. Tingkat kepedasannya sih kurang lebih begini : level 10 itu level pedasnya kalau kalian pesan nasi goreng paling pedas. Level 15… ya dikira-kiralah pedesnya seberapa.

Buka puasa hari ke-28, saya coba beli nasi goreng di sekitar kosan. Jujur saja, selama di Bandung saya belum pernah ketemu nasi gorang yang enak (definisi : rasanya sesuai yang biasanya dibuatin Ibu saya). Nasi goreng yang saya beli pun biasa saja. Lalu ketika saya tambahkan bon cabe secukupnya… rasanya jadi enak! Saya pun jadi doyan makan nasi gorengnya.

Bon Cabe juga saya coba di makanan-makanan lain : Nasi Padang, Nasi Putih doang, dan Mie Goreng. Bon Cabe memang menambah tingkat kepedasan dan, kalau bagi saya otomatis menambah, tingkat keenakan. Hahaha.

Sepertinya Bon Cabe bakal jadi peneman makanan yang wajib saya bawa kemana-mana kalau-kalau saya kurang berselera makan makanan yang disajikan saat makan. Dulu saya juga sering beli sambal botol, tapi sambal botol kalau dibiarkan lama rasa dan baunya berubah, plus tidak cocok untuk beberapa makanan, contohnya nasi.

Btw, Bon Cabe ini juga bisa dimakan langsung sebagai cemilan juga sih. Jadi enak hahaha.

Dari list makanan yang saya stok, mungkin saatnya sekarang saya mencoba makan energen pake Bon Cabe. Penasaran seperti apa rasanya.

Kalau kalian, apa ada cara lain untuk memastikan makanan itu enak?

(Update : Energen + Bon Cabe tidak direkomendasikan)

 

(Mohon maaf akhir-akhir ini pos jarang yang penting hahaha)

(Mohon Maaf Lahir Batin!)

Youtube : Jimmy Fallon

Awalnya, saya tidak suka bermain game ramai. Game ramai yang saya maksud adalah game yang dimainin bareng-bareng buat ngehabis waktu. Contoh game ini adalah ular tangga, ABCDE (itu loh, yang ngeluarin sejumlah jari, terus nyebutin nama sesuatu dengan awalan huruf yang diacu jumlah jari), atau yang rada berat, seperti main kartu, atau sejenisnya (misa werewolf). Board-game juga termasuk game ramai kalau menurut saya.

Tetapi, semuanya berubah semenjak saya tingkat empat. Di saat tingkat empat, jadwal kuliah jadi cenderung lebih sepi dan lebih loncat-loncat. Saya jadi lebih sering main ke sekre dan coba ikutan main game ramai yang biasanya dimainin di sekre bareng anak-anak hmif. Ternyata? Seru!

Lumayan buat ngehabis waktu, plus mendekatkan diri dengan teman-teman yang lain. Saya pun jadi suka bermain game ramai.

Kriteria game ramai yang paling saya sukai adalah game yang : tidak butuh banyak alat untuk bermain,  bisa dimainkan sebanyak-banyaknya orang! Tipikal game seperti ini cocok sekali untuk dimainkan bersama teman ngumpul, disaat masih pengen ngumpul, tapi udah kehabisan bahan obrolan. Selain itu, game ini bisa dimainkan juga buat mendekatkan diri dengan temen-temen atau si doi. Kenapa? Soalnya tipikal game seperti ini biasanya buat ketawa-ketawa dan heboh sendiri.

Lebih seru lagi, kalau dikasih bumbu-bumbu trash talk antar pemain. Saya termasuk suka yang begini. Hahaha.

Nah, kalian kebingungan cari game-game apa yang seru buat dimainin?

obama-slow-jams-news-jimmy-fallon

Salah satu episode. Coba liat Slow Jam-nya deh.

4a618f15a6dc309b701c5345023864b4

Mirip Ted Mosby dari HIMYM ga sih kalo sekilas? Hahaha

Saran saya, coba tonton salah satu show, ada channel youtubenya!, Tonight Show with Jimmy Fallon. Saya subscribe ke channel ini, dan terus coba update dengan video terbarunya. Saya termasuk suka nonton show ini karena beberapa hal:

  1. Lucu! Entah kenapa, Jimmy deket banget dengan bintang tamu-nya, sehingga cerita personal masing-masing bintang tamu bisa lebih kegali. Dan ternyata, selebriti amerika kelakuannya bego-bego kayak kita hahaha. Bedanya mereka lebih cakep aja.
  2. Lucu! Oh udah kesebut ya? Beda lagi nih, Jimmy juga punya tim kreatif yang seru abis. Liat aja section-section yang unik di shownya :  Lip Sync (rekomendasi Stephen Merchant), Emotional Interview (checkout yang Robert Downey dan Ben Stiller, lucu banget), Kids Theater (rekomendasi Birdman, Magic Mike, Bridge of Spies), Hashtag (checkout aja beberapa, kelakuan orang luar sama begonya kaya kita hahaha, contohnya ini), dan Random Sketch :  Evolution misalnya (contohnya yang bareng Will Smith), atau Hawkeye begini.
  3. Sumber game ramai yang bisa dicobain kalau ngumpul sama temen, atau kalau ada acara makrab gitu-gituw: Whisper Challenge (contohnya ini), Passwords (contohnya ini, sering dimainin di sekre nih, katanya tinggal cari dari random word generator), Catchphrase (contohnya ini), Truth or Truth (contohnya ini), True Confession (contohnya ini, cocok banget buat makrab-makrab gitu haha), Slapjack (contohnya yang ini, tapi rada susah sih kalau ga ada glovenya wkwk), Water War (contohnya ini, awas basah), Egg Roullete (contohnya ini), dan masih banyak lagi hahaha.

Hehehe, list di atas kayaknya sekalian ngasih tontonan buat kalian kalau memang sedang bosan.

Kalau kalian, punya channel youtube atau show favorit?

 

(Walaupun demikian, ada satu hal sih yang saya kesel dari Jimmy. Dia mantan anak CS (Computer Science), walaupun akhirnya pindah major haha)

 

#WWEFanFiction : New Day vs Wyatt Family

(WWEFanFiction is my new post type, which will discuss about my imagination about recent or upcoming storyline/feud in WWE. Inspired by “How WWE should have booked” section by WhatCulture Wrestling. If you have any comments or feedbacks, please tell me via comment so we can discuss it!)

For upcoming main event, Battleground, some feuds have been built up in WWE. John Cena vs AJ Styles seems gonna be booked as tag-team match with The Club and Enzo and Cass as respective partners. Sasha Banks will face Charlotte for WWE Woman’s Champion. Seth Rollins will reclaim the title he only-lost-once from Dean Ambrose, with Roman Reigns probably in (or out).

Short Review for Other Feuds

John Cena cs vs AJ Styles cs should be a great, match-wise but not in story-wise. Wrestlers involved in this match are veteran (John Cena, AJ Styles, Karl Anderson, Luke Gallows) and hot new-comer (Enzo and Cass). Both first and latter are loved by fans, and have good skills in ring. It’s a good step for Enzo and Cass for involving in this match. Unfortunately, for me, the feud is not backed by a good storyline. I still don’t understand why The Club and Enzo and Cass have to be involved in this match. John Cena and AJ Styles have history in their recent match in Money in the Bank, so I think it’s better to book this rematch rather than involving more superstars.

Sasha Banks vs Charlotte is going to be a great match iff (in CS, we use this term to say ‘if and if only’, I don’t know if it’s a general term though) either Sasha or Charlotte win clean. It’s too boring if Charlotte win via dirty-play again. My prediction though, Sasha will claim the title and be The Boss. By the way, I forget to mention Becky Lynch vs Natalya. I love Becky so much that I don’t care about the match or story as long as the lass-kicker wins :p.

 

The Shield triple threat match is surprisingly not giving me any hype. Roman Reigns has been suspended due to wellness-policy and not involve in the build up for main event. Rollins and Ambrose are not that good at selling their feud. Ambrose doesn’t care and Rollins puts so much words about it. I used to like about lunatic side of Ambrose, and I just don’t feel it with title on his shoulder. Oh, I think their respective finisher give a huge factor about their match. Their finishers are either boring or not-believable. In my opinion, Rollins doesn’t pull off Pedigree and Dirty Deeds is not giving that-much impact. Hope in Battleground, they give a great match and many surprising moves or taunts. For Roman Reigns, I think he should been pulled out from the match. Give Reigns a long break, even after his suspension. Roman Reigns is not good in mic skill, and fans keep booing him when he talks. Reigns should go to gym, bulk up his body much more, (make his haters miss him!) and come back as Lesnar-type wrestler. He doesn’t need to say many words with this persona (so his bad mic skills not gonna be a problem). Just a wrestler who came to kick everyone ass(es?). He is a powerhouse-type wrestler. Honestly, I like him. The matches that been booked for him recently are good (if not great). People always criticize him for having limited moves. His moves may be limited, but he can sell it so good as if every his moves is giving so much damages.

Crap, this is a long-short review. More on this later.

New Day vs Wyatt Family

Many articles state rumor about how New Day is gonna be booked to lose their Tag-Team Titles to Wyatt Family in Battleground. From recent show, Xavier Woods showed us how scared he is of Wyatt Family (which was a good acting, by the way). If WWE is still care about rational storyline, I think it should affect Woods performance in main event. Woods is not gonna do much things (if he is involved, it’s possible he is walking out from his partner either before or in the match) in the match, so basically it’s kind of 2 on 3 match. Wyatt Family has great members: Bray Wyatt, Erick Rowan, and Braun Strauman (who is never be pinned in televised match, as far as I can remember). Wyatt Family is totally gonna win the match.

After win the match, Wyatt Family will get the title. They gonna do their remarkable pose with the titles in their hands.

What an intimidating pose

In upcoming event in RAW, Wyatt Family returns to ring and make announcement : they disclaim the title! Why? Because the title is never been their target. They fight and dominate New Day because of their beliefs, not the titles.

Wyatt Family believes (and want to people believing) that we live in a cruel, dark world. If Cena tells you never give up, Wyatt Family tells you to give up, because not everybody is John Cena. John Cena is lucky. He has access and environment that will support him to not give up. You are not John Cena. You don’t have them. Don’t even try, it’s just gonna be a waste.

New Day teach us about positivity. Never be sad, because you can always smile and be happy about anything. Wyatt Family comes and tells us to not be happy. It’s not fair to smile, because there are people out there who has no reason to smile. Nothing to be happy for. It’s cruel world. It’s a bullshit to be happy.

They are hilarious and entertaining. But their run has reached its end.

Wyatt Family just want you to realize that you lived in this world, which anything can be led you to sadness and chaos.

Wyatt Family will disclaim their title, which lead to a tournament for Tag-Team Championship. Wyatt Family will just sit there in their iconic chair and watch the match. At the end, they will gang up the winner and give speech about how it doesn’t matter if you are good or bad guys, you are willing to hurt anybody to win something you want. You just basically don’t care about anyone. Nobody care about anybody. Once again, you live in cruel, dark world.

Another intimidation taunt

Yeah, it’s only my imagination. Quite a bad story. Hahaha. But I think, with a story like this, Wyatt Family is gonna be built up as a top-heel in WWE. They have their iconic persona. They have their iconic beliefs. All they need are a good story that align with their persona and beliefs. You see, WWE has John Cena as face leader who always tells you good things, good behaviour, etc. You need the opposite persona. Times ago, WWE has Stone Cold and Undertaker who have bad persona, but at the end people cheer for them and love them.

Simply, WWE need to put Wyatt Family to be the top heel. What do they need to do? Create a believe-able and rational story about Wyatt Family, which align with their persona and beliefs.

This is my first #WWEFanFiction and it’s quite rough. Do you have any idea how things are supposed to be booked? Write a comment and we will discuss it!

 

(Seriously, I have so few friends who share interest in WWE. If you are one, please contact me. I need someone whom I can discuss WWE stuffs with. 😦 )