Bridge to Terabithia

Awalnya tau film ini dari 9Gag. Cukup penasaran karena katanya plotnya begitu. Sempet judgemental di awal ketika liat logo disney, “Meh, paling ceritanya menye-menye ala disney, apalagi karakternya smp-an gitu”

Boy, I’ve never been so wrong.

That feeling when you see these happy moments and you just now it gonna end bad.

Masuk list film yang harus gue tonton sendiri. Poin cerita yang paling kena:

  • Hubungan Jess dengan Bapaknya
  • Hubungan Leslie dengan keluarganya
  • Cara pandang Jess (tatapan mata dsb) dan cara dia bersikap juga kena banget <— relevan sama hidupnya
Iklan

Cepat.

Sepertinya, sekarang dunia begitu cepat berubah. Setidaknya, orang-orang yang ada dunia ini, berubah begitu cepat.

Teman-teman pun begitu.

Bagus sih. Berubah ke arah yang lebih baik. Memasuki tahap baru dalam hidup mereka. Ada yang dapet S2nya. Ada yang dapet pekerjaannya. Ada yang dapet keluarga barunya.

Berita-berita baik ini datang terus menerus, tak terasa reaksi saya pun berubah. Dari awalnya, beneran seneng dapet kabar bahagia, hingga akhir-akhir ini, kabar baik hanya membuat saya berpikir kontemplatif: kenapa saya tak ikut berubah?

Saat curhat ke orang terdekat tentang dunia yang begitu cepat, semua berkata sama 

Ya elonya jug harusnya ikut cepet lah! Entar kena libas!

Salahkah saya disini yang hanya berharap agar dunia ini sedikit melambat?

Agar saya tak merasa salah jika malam hanya diisi dengan tertawa.

Agar saya tak merasa salah jika siang diisi dengan obrolan tak berguna.

Agar saya….

Ah siapa saya. Tak penting pendapat saya.

Begitu juga anda. 

Sedihkah anda waktu anda terbuang sia hanya untuk baca perasaan saya?