Books

This post will explain outtakes I got from two books which I bought, like, 6 months ago but I managed to finish them just recently. I have a terrible memory so the outtakes will be so short, only about things that I managed to remember.

9789792295627_men-are-from-mars-women-are-from-venus-_cetak-ulang-cover-baru_

Taken from here

TLDR, like they always say: Men need recognition, Women need attention.

A little background, I bought this book because I know I was terrible at any relationship with women. I don’t have any female good friends. I know I needed it so I started working at it. I bought this book with goals to manage a good relationship with a woman, generally. And to be honest, I feel that I make progress!

What impresses me the most about this book is how it so relatable. As a man, I found his explanation about some behavior of us (men) is so true, hence it makes me feel so normal (yeay!). Hmm, what I want to implement from this book is actually about my sensitive side. I’m a guy with ‘feels’ tendency. I take almost every feedback from others (gesture, speech, etc) as a personal attack to me. Like if a girl somehow feels uneasy around me, a man who never laugh at my joke, or my friends give a bored face to me. I always tend to make this stuffs personal: Oh, damn, I’m boring/unfunny/unimportant! And it drives me so crazy.
And what I learned from MFM,WFV is those situations always happen! You don’t have to take it personally. Maybe, you just met them in a bad situation. Everyone, man or woman, has his/her ups and downs. Maybe they feel uneasy because they have unfinished works when they meet you, etc, etc. Don’t overthink it so much. I’m working on this. Still feel personal about most of the stuff, but yeah, I think I make progress.

unfair_advantage_cover

Image from here

A little background, I bought this book to learn stuff about money. I feel like in my college years, I didn’t do so good with my money. But turns out, this book is not focusing on how to manage your money etc, etc. It’s about managing your assets.

You should define how rich yourself by defining how well you manage your asset. (Kiyosaki actually explained a lot of things regarding debt, tax, etc).  An asset is something that gives you a periodic income. By this definition, I think a property is an asset but a gold is not. Property can give you a periodic income (which he refers as non-stop profit because you can always get profit without losing your asset) by renting it. Gold only gives you one-time profit, which is when you sell it. After that, you lose your gold and can’t get any more profit.

Hmm, I don’t know. I think what he’s trying to say is: get anything that can give you money without selling it. Hence, I think the best investment for him is things that can be rented (?) Which he emphasized in the property because people always need a place to live in.

 

I actually bought another book from Dale Carnegie about how to maintain networking/relation (I forgot the title, LOL), but I don’t get any ‘memorable’ lesson from it. Just don’t be an asshole. Treat other the way you want to be treated.

That’s all folks.

 

Unfair Advantage #1

Sedang membaca buku Unfair Advantage (2013) dari Robert Kiyosaki. Buku ini (seharusnya, gatau juga kan belum tamat bacanya :p) bercerita mengenai pendidikan finansial yang tidak diketahui banyak orang.

Poin pertama yang menarik dari buku ini adalah pembahasan mengenai investasi. Dulu, pemahaman saya mengenai investasi adalah soal bagaimana menanam uang di tempat yang membuat nilai uang itu bergerak. Misal beli saham, beli emas, dan punya properti.
Pengertian Kiyosaki sendiri, sebenarnya merubah cara saya memahami investasi. Ternyata, investasi adalah soal pengelolaan uang menjadi sebuah aset. Apa sih aset? Aset adalah objek nilai yang memberikan kita arus kas positif, dengan tidak menghilangkan objek tersebut. Ingat, yang harus didapat adalah arus kas positif, bukan keuntungan modal.

Mari gunakan contoh. Ambil contoh yang saya berikan di awal. Beli emas, pada akhirnya, bukan investasi. Sebab, yang kita lakukan adalah menyimpan emas hingga mencapai nilai tertentu lalu menjualnya. Uang yang kita dapat, merupakan selisih antara nilai jual dengan nilai beli. Ini yang disebut keuntungan modal. Kita mendapat uang, dengan menjual emasnya. Sebenarnya, kalau dipikir, ini bukan investasi, tapi jual beli dengan objek emas. Bukan langkah finansial yang buruk, tapi Kiyosaki tidak merekomendasikan cara ini.

Beli saham dan properti ini sedikit tricky. Kedua langkah ini, bisa jadi investasi ataupun jual beli. Kalau pola pikir kita adalah beli rumah dan saham, karena harganya relatif terus naik, sehingga bisa dijual saat tinggi, kita berarti masih berorientasi pada keuntungan modal.

Investasi, orientasinya adalah arus kas positif tiap periode tertentu. Istilah lainnya, adalah pendapatan pasif. Coba dimulai untuk beli saham dan properti, lalu fokus pada dividen dan biaya sewa. Meski tidak sebesar keuntungan modal, setidaknya, akan ada nilai yang terus dihasilkan dari objek investasi tersebut, tanpa kita harus bekerja.

Hal ini sesuai nih, dengan teori dari Tung Desem Waringin yang bilang, “Kaya itu kondisi dimana pengeluaran pasif kita udah bisa membiayai hidup kita”.

Poin kedua adalah soal belajar. Kata-kata yang paling ngena adalah

Kita hidup di zaman dimana sekolah berubah terlalu lambat untuk mengimbangi dunia yang berubah terlalu cepat.

Kiyosaki menekankan tentang bentuk investasi yang paling caem, yaitu pendidikan. Tapi dia tidak merekomendasikan sekolah karena alasan di atas. Si doi lebih menyarankan kita mengikuti kelas, sertifikasi, atau seminar, misal finansial, bisnis, atau speaking. Ikut kelas begini, bisa jadi sebuah investasi karena kita mendapat nilai tanpa harus kehilangan pengetahuan kita. Anjay.

Saya juga ga ngerti ngerti amat sih soal ini. Mungkin yang punya ilmu lebih bisa lebih menjelaskan?

Salam.

Ga terlalu ngerti, tapi sok sokan nge-share. Emang saya ngincer supaya keliatan keren doang sih.